Lintas Plesiran: Workshop Rotoscoping
9 – 11 March 2026 – Rumah Limasan Warung LEKAT
Workshop pengenalan animasi rotoscoping bersama mahasiswa pendidikan seni rupa Universitas Negeri Jakarta. Peserta belajar membuat film animasi dari pencarian ide sampai produksi menggunakan teknik animasi rotoscoping.


Kolaborator
Universitas Negeri Jakarta
Facilitator Rimbun Project
Wahyu Nurul Iman
Giyas Fauzi Rasyid
Nissa Fijirani
Peserta
Rezi Umuray, Shinta Amalia, Shovie Meilany, Seli Ismayanti, Raden Fadillah Sulaiman, Nanda Arumita, Farandita Zahra Yuniar, Demmy Dimastia, M. Raflyanto, Yasril
Jenis Kegiatan
Workshop
Dokumentasi Workshop
















Frame-frame Pilihan














Animasi Peserta Workshop Rotoscoping
Refleksi Kegiatan
Workshop animasi rotoscoping yang diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta menjadi pengalaman belajar yang membuka wawasan baru. Ketika mereka menyampaikan ketertarikannya untuk mempelajari animasi, tim Rimbun Project menawarkan teknik rotoscoping sebagai media yang dekat dengan latar belakang mereka sebagai perupa. Pendekatan ini membuat proses belajar terasa lebih mudah dipahami karena tetap berangkat dari kegiatan menggambar yang sudah akrab bagi para peserta. Workshop ini difasilitasi oleh Wahyu Nurul Iman dan Nissa Fijriani yang mendampingi peserta selama proses pembelajaran dan produksi karya.
Sebelum mengikuti workshop, sebagian besar peserta belum mengetahui bahwa animasi dapat dibuat melalui teknik rotoscoping. Mereka terkejut sekaligus antusias saat memahami bagaimana rangkaian gambar yang ditelusuri dari rekaman video dapat menghasilkan ilusi gerak. Pengetahuan baru ini memperluas pandangan mereka tentang kemungkinan-kemungkinan dalam praktik seni visual dan animasi.
Selama proses produksi, para peserta bekerja secara kolaboratif untuk menyelesaikan sekitar 400 gambar. Tugas dibagi menjadi beberapa bagian, mulai dari membuat line art, mewarnai, membuat latar belakang, hingga menambahkan efek visual. Pembagian peran ini membuat pekerjaan yang cukup besar menjadi lebih ringan dan terorganisir, sekaligus melatih kemampuan kerja sama dalam sebuah proyek kreatif. Antusiasme peserta terlihat dari kesungguhan mereka dalam menyelesaikan setiap tahap produksi hingga karya animasi dapat terwujud bersama.
Selain memperoleh pengalaman teknis, peserta juga mendapatkan inspirasi dari sesi berbagi bersama seniman senior Faisal Kamandobat dan Heri Dono. Pandangan dan pengalaman yang mereka bagikan memberikan perspektif baru mengenai proses berkarya, kolaborasi, dan eksplorasi medium. Sebagai pengalaman pertama membuat animasi dengan teknik rotoscoping, workshop ini tidak hanya menghasilkan karya bersama, tetapi juga menjadi ruang belajar yang mempertemukan praktik seni rupa, animasi, dan pertukaran gagasan lintas generasi.
Oleh: Tim Rimbun Project
