Blero Art: Workshop Clay Animation

Saturday, 11 Oktober 2025

Workshop pengenalan animasi stop motion untuk anak-anak yang diselenggarakan oleh Blero Art dan Rimbun Project. Peserta belajar membuat karakter dari clay dan menghidupkannya menjadi animasi pendek melalui teknik stop motion.

Kolaborator
Blero Art

Facilitator Rimbun Project
Wahyu Nurul Iman
Giyas Fauzi Rasyid
Sofa Maria
Faiza Zahwa
M. Riyal Nur Riski

Peserta
24 Anak | Usia 6 – 12 tahun
Sa’dayka Alsala, Banafsha Alsala, Alka , Laika , Chaanakya Aisyah Kusraditya , Aruna Dhyaksa P , Ardhanareswari P , Bronzee Binarsabia, Kanaya Eka Putri, Silveraya Galangjuang, Salsabila Nadhifah Subarja, Gabriel Keeandru Arkana, Kalandra Nandana Evano,⁠ Rumail Akhtar, Komang Alexis Sidhilaksana Swarjana, Anindito Adyatama Akhir, I Wayan Govinda Bala Guna, Sinatrya Dimitri Gotze Dananjaya, Khen Malaci Tobias, Metta Arahati, Alula Jadzaba Kautsar, Jenar Sudigayatri, Sandu Abhirama Brami, Reynanda Ramadhan

Jenis Kegiatan
Workshop

Dokumentasi Workshop

Animasi Peserta Workshop

Refleksi Kegiatan

Workshop Clay Animation yang diselenggarakan melalui kolaborasi Rimbun Project dan Blero Art memperkenalkan teknik animasi stop motion kepada 24 anak, sebagian besar berasal dari SD Tumbuh Yogyakarta. Dengan menggunakan media clay yang sudah akrab bagi mereka, peserta diajak membuat karakter, menyusun adegan, dan menghidupkan cerita melalui proses animasi sederhana.

Sepanjang kegiatan, anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi. Karena banyak peserta berasal dari kelas yang sama, mereka dapat bekerja sama dengan baik dalam kelompok, saling membantu mengembangkan ide, dan berdiskusi mengenai cerita yang ingin dibuat. Menariknya, banyak peserta juga berani menyampaikan gagasan mereka di depan teman-temannya, menunjukkan rasa percaya diri dan kreativitas yang berkembang selama workshop berlangsung.

Kegiatan ini tidak hanya disambut dengan semangat oleh peserta, tetapi juga mendapat perhatian dari para orang tua yang turut menyaksikan proses belajar anak-anak. Dari berbagai karakter dan adegan yang dibuat, beberapa kelompok berhasil menghasilkan animasi pendek dengan alur cerita sederhana. Melalui pengalaman ini, peserta belajar bahwa sebuah ide dapat tumbuh menjadi karya yang hidup ketika dikerjakan bersama dengan imajinasi, keberanian, dan kerja sama.

Oleh: Tim Rimbun Project